Unit Beasiswa UMW Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Seminar Nasional “Aksesibilitas Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan”

Unit Beasiswa UMW Universitas Muhammadiyah Kendari Gelar Seminar Nasional “Aksesibilitas Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan”

Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) melalui Unit Beasiswa UMW (Universitas Muhammadiyah Worldwide) menyelenggarakan seminar nasional, webinar, dan kuliah umum bertajuk “Aksesibilitas Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan” pada hari Senin, 7 April 2026. Acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, dan stakeholder pendidikan ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam mengkaji ulang kebijakan beasiswa dan sistem pendanaan pendidikan di Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Gedung Rektorat UMK pukul 08.00 hingga 17.00 WITA ini menampilkan pembicara-pembicara terkemuka dari berbagai lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan kementerian. Acara tersebut dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif tentang tantangan akses pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Latar Belakang dan Urgensi Penyelenggaraan

Kesenjangan akses pendidikan tinggi tetap menjadi permasalahan struktural yang menghadang ribuan calon mahasiswa berbakat di seluruh nusantara. Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan bahwa tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia masih berada pada angka 37,75 persen pada tahun 2025. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya di kawasan Asia Tenggara.

Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada misi penyelenggaraan pendidikan berkualitas dan terjangkau, merasa terpanggil untuk mengambil peran aktif dalam mencari solusi atas permasalahan tersebut. Unit Beasiswa UMW, yang merupakan bagian integral dari struktur organisasi UMK, telah sejak awal berdirinya fokus pada pengembangan program-program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi namun kurang mampu.

“Kami melihat bahwa banyak mahasiswa berbakat yang tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan finansial. Oleh karena itu, Unit Beasiswa kami memandang perlu untuk mengadakan sebuah forum nasional yang menghadirkan berbagai perspektif tentang bagaimana kita bersama-sama dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas,” ungkap Dr. Hasanuddin Miftah, Kepala Unit Beasiswa UMW UMK, dalam sambutan pembukaan acara.

Penyelenggaraan Seminar Nasional: Agenda dan Pembicara

Seminar nasional yang diadakan pada pagi hari menjadi babak pertama dari kegiatan tiga-in-one ini. Dengan tema spesifik “Kebijakan Beasiswa dan Pendanaan Pendidikan: Evaluasi dan Prospek,” seminar menghadirkan lima pembicara utama yang berdiskusi dalam format panel discussion selama dua jam.

Pembicara pertama, Dr. Bambang Sutrisno, M.Pd., yang merupakan Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbudristek, menyajikan data komprehensif tentang alokasi anggaran pendidikan dan distribusi beasiswa di tingkat nasional. Dalam presentasinya, Dr. Sutrisno menekankan pentingnya optimalisasi program Beasiswa Penuh (BP) dan Beasiswa Sebagian (BS) yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Sistem pembiayaan pendidikan tinggi kita harus fleksibel dan inklusif. Bukan hanya fokus pada mahasiswa berprestasi akademik, tetapi juga pada mereka yang memiliki potensi besar namun terkendala finansial. Program-program yang ada di UMK seperti Unit Beasiswa UMW adalah contoh nyata komitmen institusi dalam menjawab tantangan ini,” jelas Dr. Sutrisno dalam kesempatan tersebut.

Pembicara kedua, Ibu Prof. Dr. Siti Nurhaliza, M.A., Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, berbagi pengalaman implementasi program beasiswa terintegrasi di universitas tersebut. Prof. Siti Nurhaliza menceritakan bagaimana UMM Makassar berhasil meningkatkan persentase mahasiswa penerima beasiswa dari 28 persen pada tahun 2020 menjadi 42 persen pada tahun 2025.

“Kunci suksesnya adalah kolaborasi. Kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil. Saat saya berkunjung ke UMK beberapa bulan lalu, saya melihat momentum yang sama di sini. Unit Beasiswa UMW memiliki potensi besar untuk menjadi model layanan beasiswa yang dapat direplikasi di institusi-institusi lain,” kata Prof. Siti Nurhaliza sambil memuji prakarsa UMK.

Pembicara ketiga, Dr. Ahmad Zaini, S.E., M.Sc., dari Lembaga Penelitian Ekonomi Pendidikan Jakarta, memaparkan hasil riset terbaru tentang return on investment (ROI) dari program-program beasiswa. Riset yang melibatkan 2.500 responden di lima provinsi menunjukkan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program beasiswa menghasilkan peningkatan produktivitas ekonomi sebesar 3,4 kali lipat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bapak Drs. Syafruddin Hardi, M.M., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, menghadirkan perspektif pemerintah daerah tentang pentingnya dukungan finansial bagi mahasiswa dari daerah terpencil dan tertinggal. Beliau menyoroti bagaimana program-program regional dapat dikombinasikan dengan inisiatif institusional untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif.

“Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki banyak potensi sumber daya manusia yang belum tergali secara optimal. Melalui kerjasama dengan UMK, kami berharap dapat mengidentifikasi dan mendukung mahasiswa-mahasiswa berbakat yang berasal dari daerah-daerah terpencil untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas,” tutur Bapak Syafruddin.

Pembicara kelima, Ibu Dr. Nur Azizah, M.Pd., dari Asosiasi Lembaga Layanan Beasiswa Indonesia (ALLBI), membawa perspektif organisasi masyarakat sipil dalam pengelolaan program beasiswa. Beliau berbagi best practices dari berbagai program beasiswa yang dikelola oleh organisasi-organisasi non-pemerintah di Indonesia.

Webinar Interaktif: Melibatkan Audiens dalam Dialog Kritis

Memasuki siang hari, acara beralih ke format webinar interaktif yang melibatkan audiens secara langsung. Webinar berjudul “Inovasi Skema Beasiswa dan Solusi Digitalisasi Akses Pendidikan” ini menghadirkan tiga narasumber pendamping dan memfasilitasi sesi tanya jawab yang cukup ramai.

Moderator seminar, Dr. Andi Wijaya, S.T., M.T., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMK, membuka sesi dengan menjelaskan bahwa era digital membuka peluang baru dalam mendesain program-program beasiswa yang lebih efisien dan transparan. Webinar ini didukung oleh live streaming melalui platform YouTube dan media sosial UMK, sehingga dapat diakses oleh mahasiswa dari kampus-kampus lain di Indonesia.

“Kami percaya bahwa dialog harus melibatkan semua stakeholder, terutama mahasiswa itu sendiri. Mereka adalah pihak yang paling memahami tantangan nyata dalam mengakses beasiswa dan pendidikan tinggi berkualitas,” kata Dr. Andi Wijaya dalam pembukaan sesi webinar.

Narasumber pertama webinar, Bapak Ir. Ridwan Setiawan, Direktur Teknologi Informasi dari sebuah platform edtech terkemuka, memaparkan bagaimana teknologi blockchain dan artificial intelligence dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan beasiswa. Platform yang dikembangkan oleh perusahaannya telah diimplementasikan di 15 universitas di Indonesia dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 87 persen.

Narasumber kedua, Ibu Ratnawati S., S.Sos., M.Sc., dari Kementerian Sosial RI, membahas program-program bantuan sosial yang dapat dikombinasikan dengan program beasiswa untuk menciptakan jaminan sosial yang lebih komprehensif bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program-program tersebut mencakup bantuan hidup, asuransi kesehatan, dan dukungan kesejahteraan psikologis.

Narasumber ketiga, Bapak Muhammad Rizki Pratama, S.E., M.B.A., adalah seorang entrepreneur muda yang telah mendirikan tiga perusahaan sosial berfokus pada pendidikan. Beliau berbagi pengalamannya tentang bagaimana program mentoring dan pendampingan karir dapat meningkatkan outcome dari program-program beasiswa dengan membantu penerima beasiswa untuk lebih siap memasuki dunia kerja.

Sesi tanya jawab yang berlangsung selama 90 menit menampilkan antusiasme tinggi dari peserta. Lebih dari 50 pertanyaan masuk melalui berbagai channel, mulai dari chatbox YouTube hingga kolom pertanyaan di aplikasi polling interaktif. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mencakup berbagai aspek, dari mekanisme aplikasi beasiswa hingga prospek karir lulusan penerima beasiswa.

Kuliah Umum: Refleksi Filosofis dan Motivasional

Acara ditutup dengan kuliah umum pada sore hari dengan tema “Transformasi Sosial Melalui Pendidikan: Peran Mahasiswa Penerima Beasiswa.” Pembicara utama kuliah umum adalah Bapak Prof. Dr. H. Muhammad Amin Syukur, M.Pd., seorang pakar pendidikan Islam dan filosofi pendidikan dari Universitas Negeri Semarang.

Prof. Muhammad Amin Syukur menyampaikan kuliah yang penuh dengan refleksi mendalam tentang makna pendidikan dalam konteks Islam dan nilai-nilai kemanusiaan universal. Beliau mengingatkan para mahasiswa penerima beasiswa bahwa pendidikan bukan hanya tentang akumulasi pengetahuan, tetapi lebih dari itu adalah tentang transformasi karakter dan pembangun moral.

“Ketika kalian menerima beasiswa, itu bukan hanya bantuan finansial semata. Itu adalah amanah yang diberikan oleh masyarakat dan negara untuk menjadi agen perubahan sosial. Pendidikan yang kalian terima harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata untuk kemajuan masyarakat,” tegas Prof. Muhammad Amin dalam sambutannya.

Kuliah umum ini juga menampilkan testimoni dari lima mahasiswa penerima beasiswa dari UMK yang telah mencapai prestasi luar biasa dalam bidangnya masing-masing. Mereka berbagi cerita tentang bagaimana beasiswa yang mereka terima telah mengubah trajektori hidup mereka dan memotivasi mereka untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Salah satu mahasiswa, Ayu Serianti, yang merupakan penerima Beasiswa Penuh UMW selama empat tahun dan kini bekerja sebagai engineer di sebuah perusahaan teknologi multinasional, menceritakan bahwa beasiswa bukan hanya membuka pintu pendidikan tinggi, tetapi juga membuka perspektif global dan memperluas jaringan profesional.

“Saya datang dari keluarga yang kurang mampu. Tanpa beasiswa UMW, saya tidak akan bisa melanjutkan studi saya. Kini, saya tidak hanya bekerja di perusahaan terkemuka, tetapi juga aktif dalam program Corporate Social Responsibility yang fokus pada pendidikan untuk anak-anak kurang mampu. Itu adalah cara saya mebalas amanah yang telah diberikan,” ungkap Ayu dengan penuh makna.

Dampak dan Harapan Ke Depan

Seminar nasional, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Unit Beasiswa UMW UMK pada 7 April 2026 ini dihadiri oleh lebih dari 800 peserta, baik yang hadir secara langsung maupun melalui streaming online. Peserta berasal dari berbagai universitas di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan beberapa provinsi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Unit Beasiswa UMW juga mengumumkan beberapa inovasi baru dalam program beasiswa mereka untuk tahun akademik 2026-2027. Pertama, peluncuran program “Beasiswa Kemitraan Komunitas” yang melibatkan kerjasama dengan organisasi masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi calon penerima beasiswa dari daerah-daerah terpencil. Kedua, pengembangan platform digital “BeasiswaHub” yang memudahkan calon penerima beasiswa untuk mengakses informasi, melakukan pendaftaran, dan memantau status aplikasi mereka secara real-time.

Dr. Hasanuddin Miftah, dalam closing statement-nya, mengungkapkan komitmen yang lebih kuat dari Unit Beasiswa UMW untuk terus berinovasi dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada mahasiswa berbakat dari seluruh pelosok nusantara.

“Hari ini, kita telah bersama-sama merayakan komitmen kita terhadap pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Semoga dari acara ini, lahir kolaborasi-kolaborasi baru, inovasi-inovasi segar, dan tekad yang lebih kuat untuk menjawab tantangan akses pendidikan tinggi di Indonesia,” pungkas Dr. Hasanuddin.

Acara yang sukses ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan awareness tentang pentingnya aksesibilitas pendidikan tinggi di kalangan masyarakat luas, sekaligus memotivasi para stakeholder pendidikan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

*

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif 2026, Membuka Akses Pendidikan Berkualitas bagi 500 Mahasiswa Berprestasi

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Revitalisasi Infrastruktur Kampus Senilai Rp 47 Miliar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw