KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (UMW) kembali membuktikan dedikasi institusinya dalam membina mahasiswa berprestasi. Pada Kamis, 17 April 2026, kampus yang terletak di jantung Kendari merayakan pencapaian gemilang ketika tiga mahasiswa penerima beasiswa berhasil meraih posisi juara dalam ajang kompetisi inovasi teknologi tingkat nasional yang bergengsi, yaitu Indonesia Innovation Challenge 2026 (IIC 2026). Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa program beasiswa Universitas Muhammadiyah Wendari (UMW) tidak sekadar memberikan dukungan finansial, melainkan juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan inovasi mereka.
Ketiga mahasiswa yang meraih prestasi gemilang tersebut ialah Muhammad Rizqi Pratama (22 tahun), mahasiswa Fakultas Teknik Informatika; Siti Nur Azizah (21 tahun), mahasiswa Fakultas Teknik Elektro; dan Bakhtiar Hidayat (23 tahun), mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi. Mereka berhasil mengalahkan lebih dari 200 tim peserta dari universitas-universitas ternama di seluruh Indonesia dengan inovasi mereka yang bertajuk “SmartFarm IoT System: Solusi Pertanian Cerdas untuk Petani Indonesia.”
Perjalanan Menuju Podium Tertinggi
Inovasi yang diciptakan oleh ketiga mahasiswa penerima beasiswa prestasi ini dirancang untuk mengatasi tantangan nyata yang dihadapi oleh petani Indonesia. SmartFarm IoT System adalah sebuah platform terintegrasi yang menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT), artificial intelligence, dan analitik data real-time untuk membantu petani meningkatkan produktivitas tanaman mereka.
“Sistem kami mampu memonitor kondisi tanah, kelembaban udara, intensitas cahaya, dan suhu secara otomatis. Data-data ini kemudian dianalisis menggunakan machine learning untuk memberikan rekomendasi optimal kepada petani mengenai waktu irigasi, pemupukan, dan pengendalian hama,” ungkap Muhammad Rizqi Pratama ketika ditemui di Ruang Komputer Laboratorium Teknik Informatika UMW, Senin (21 April 2026).
Proses pengembangan inovasi ini dimulai sejak pertengahan tahun 2025. Ketiga mahasiswa bekerja sama intensif di bawah bimbingan dosen-dosen dari Fakultas Teknik Informatika dan Fakultas Teknik Elektro UMW. Mereka juga memanfaatkan fasilitas laboratorium kampus untuk melakukan riset dan pengujian prototype.
Siti Nur Azizah, yang bertanggung jawab pada aspek perancangan hardware dan sistem kelistrikan, menjelaskan bahwa perjalanan menuju kompetisi nasional tidaklah mudah. “Kami harus melakukan berbagai iterasi desain dan testing berulang kali. Ada kalanya prototype tidak berfungsi dengan baik, namun kami terus belajar dan memperbaiki. Dukungan dari dosen-dosen kami, khususnya Dr. Arief Wijaya, M.Eng. dan Dr. Irma Susanti, S.T., M.T., sangat membantu kami untuk tetap fokus dan termotivasi,” katanya.
Bakhtiar Hidayat, yang memimpin tim dalam aspek implementasi lapangan dan testing di lokasi pertanian nyata, menambahkan bahwa mereka melakukan uji coba sistem di beberapa perkebunan mitra di sekitar Kendari dan Konawe. “Kami harus memastikan bahwa inovasi kami tidak hanya bagus secara teoritis, tetapi juga bermanfaat secara praktis bagi petani. Feedback dari petani lokal sangat berharga dalam menyempurnakan produk kami,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Unit Beasiswa dan Institusi
Kesuksesan ketiga mahasiswa ini tidak lepas dari dukungan komprehensif yang diberikan oleh Unit Beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Unit Beasiswa UMW, yang dipimpin oleh Bapak Drs. Khairil Anwar, M.Pd., telah mengalokasikan dana khusus untuk mendukung pengembangan inovasi mahasiswa penerima beasiswa.
“Program beasiswa kami tidak hanya fokus pada kebutuhan finansial mahasiswa untuk membayar biaya kuliah dan hidup, tetapi juga memberikan akses kepada mereka untuk mengembangkan potensi akademik dan inovasi. Kami menyediakan funding khusus untuk penelitian, partisipasi dalam kompetisi, serta akses ke fasilitas laboratorium dan mentoring dari dosen-dosen terbaik kami,” jelas Bapak Khairil Anwar dalam wawancara eksklusif dengan media kampus pada 22 April 2026.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa program beasiswa UMW mencakup berbagai jenis beasiswa, mulai dari beasiswa penuh (full scholarship), beasiswa sebagian, hingga beasiswa khusus untuk mahasiswa berprestasi akademik tinggi. “Mahasiswa penerima beasiswa prestasi kami tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga kesempatan untuk mengikuti pelatihan kepemimpinan, workshop keterampilan, dan mentoring karir. Kami percaya bahwa investasi pada sumber daya manusia adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa,” ujarnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Aslam Maschab, S.E., M.S., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ketiga mahasiswa tersebut. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui Humas UMW pada 18 April 2026, Rektor Aslam menegaskan komitmen universitas terhadap pengembangan talenta muda.
“Pencapaian ketiga mahasiswa penerima beasiswa kami di tingkat nasional merupakan kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kendari. Prestasi ini membuktikan bahwa kampus kami mampu menghasilkan mahasiswa yang tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas dan inovasi yang tinggi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan program-program yang mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan nasional,” demikian ungkap Prof. Aslam.
Penghargaan dan Hadiah Kompetisi
Dalam ajang Indonesia Innovation Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan didukung oleh berbagai mitra industri, ketiga mahasiswa UMW berhasil memenangkan kategori “Inovasi Teknologi untuk Pertanian Berkelanjutan” dengan hadiah utama sebesar Rp 150 juta.
Selain hadiah uang tunai, tim UMW juga mendapatkan kesempatan emas untuk mengembangkan dan mengkomersialkan inovasi mereka melalui program inkubasi bisnis yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Mereka juga menerima sertifikat internasional yang diakui oleh berbagai organisasi teknologi global.
“Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan kami, tetapi merupakan awal yang baru. Kami berencana untuk mengembangkan SmartFarm IoT System ini menjadi produk yang siap komersial dalam waktu dua tahun ke depan. Kami juga ingin melakukan scaling-up untuk menjangkau lebih banyak petani di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara,” ungkap Muhammad Rizqi Pratama dengan antusiasme yang tinggi.
Dampak Bagi Ekosistem Akademik UMW
Prestasi yang dicapai oleh ketiga mahasiswa ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekosistem akademik di Universitas Muhammadiyah Kendari. Kepala Pusat Inovasi dan Kewirausahaan UMW, Dr. Amiruddin, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa pencapaian ini telah menginspirasi banyak mahasiswa lain untuk mulai berpikir tentang inovasi dan entrepreneurship.
“Sejak pengumuman kemenangan ini, kami telah menerima lebih dari 50 proposal inovasi dari mahasiswa lain di berbagai fakultas. Hal ini menunjukkan bahwa teladan yang diberikan oleh ketiga mahasiswa ini sangat memotivasi. Kami optimis bahwa tahun-tahun mendatang akan ada lebih banyak inovasi dan prestasi dari mahasiswa UMW di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Selain itu, kemenangan ini juga menarik perhatian berbagai industri dan investor. Beberapa perusahaan teknologi dan investor modal ventura telah menunjukkan ketertarikan untuk bekerja sama dengan ketiga mahasiswa dalam mengembangkan produk SmartFarm IoT System mereka. Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa UMW untuk tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik dunia bisnis dan industri.
Program Beasiswa UMW: Investasi untuk Masa Depan
Kesuksesan ketiga mahasiswa penerima beasiswa ini juga merefleksikan efektivitas program beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengidentifikasi dan membina talenta-talenta terbaik. Program beasiswa UMW telah menjangkau lebih dari 500 mahasiswa dengan berbagai skema beasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prestasi mereka.
“Kami percaya bahwa tidak ada mahasiswa berbakat yang seharusnya terhenti dalam mengejar pendidikan tinggi karena alasan finansial. Oleh karena itu, kami terus mengupayakan peningkatan alokasi dana beasiswa dan diversifikasi sumber pendanaan, baik dari internal universitas maupun dari kerjasama dengan pihak eksternal seperti perusahaan, yayasan, dan pemerintah,” jelas Bapak Khairil Anwar.
Saat ini, Unit Beasiswa UMW menjalankan program-program beasiswa yang mencakup Beasiswa Penuh (Kuliah + Hidup), Beasiswa Akademik, Beasiswa Olahraga, Beasiswa Seni dan Budaya, serta Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi Akademik yang Kurang Mampu. Setiap program beasiswa memiliki mekanisme seleksi yang ketat dan objektif untuk memastikan bahwa manfaat beasiswa diterima oleh mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan berprestasi.
Penutup: Harapan untuk Masa Depan
Pencapaian gemilang yang diraih oleh Muhammad Rizqi Pratama, Siti Nur Azizah, dan Bakhtiar Hidayat bukan hanya prestasi pribadi mereka, tetapi juga representasi dari komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan talenta muda Indonesia. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, inovasi dan kreativitas mahasiswa Indonesia harus terus dikembangkan dan didukung oleh institusi pendidikan.
Sebagai institusi pendidikan yang memiliki visi menjadi universitas terkemuka di kawasan timur Indonesia, UMW terus berinovasi dalam pengembangan program-program akademik dan non-akademik yang mendorong mahasiswa untuk mencapai prestasi tertinggi. Program beasiswa yang komprehensif dan fasilitas laboratorium yang memadai merupakan beberapa upaya konkret universitas dalam menciptakan ekosistem akademik yang kondusif bagi inovasi dan pengembangan talenta.
Ke depannya, diharapkan bahwa pencapaian ketiga mahasiswa ini dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa UMW untuk berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan nasional. Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan inovasi mahasiswa melalui peningkatan pendanaan riset, penyediaan fasilitas yang lebih baik, serta kerjasama strategis dengan pihak industri dan pemerintah.
Selamat kepada Muhammad Rizqi Pratama, Siti Nur Azizah, dan Bakhtiar Hidayat atas prestasi luar biasa mereka. Semoga kesuksesan ini menjadi motivasi bagi semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari untuk terus berdedikasi dalam mengejar cita-cita mereka dan berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara.
—
Artikel ini disusun berdasarkan wawancara dengan pejabat kampus dan mahasiswa penerima beasiswa di Universitas Muhammadiyah Kendari pada 17-22 April 2026.